Bos Go-Jek: Go-Pay dan Bank Tidak Bersaing

Koran Online

Nasional / Koran Online 60 Views comments

Liputan6.com, Jakarta - CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, menegaskan layanan pembayaran Go-Pay tidak akan menjadi kompetitor financial institution. Justru, Go-Pay dan financial institution akan menjadi mitra yang saling menguntungkan.

Salah satu bukti hubungan tersebut adalah mayoritas jumlah prime up atau isu ulang saldo Go-Pay berasal dari financial institution. Bersama dengan financial institution, Go-Jek juga akan berusaha mendorong monetary inclusion dengan meningkatkan cashless society.

"Kami tidak bersaing dengan financial institution, tapi justru menjadi mitra dari seluruh financial institution. Tidak ada Go-Pay tanpa financial institution, karena kebanyakan prime up juga dari financial institution. Jadi, ini adalah hubungan yang sangat kami jaga," kata Nadiem saat ditemui di Jakarta, Senin (13/2/2018) sore.

Nadiem pun mengklaim kerja sama Go-Jek dan seluruh financial institution di Indonesia terjalin harmonis.

"Go-Pay dan financial institution memiliki kerja sama yang kuat, jadi sama sekali bukan ancaman, rigidity, tapi kolaborasi," tegasnya.

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan Go-Pay akan memiliki peran besar dalam mewujudkan visi Go-Jek pada tahun ini yaitu mengurangi penggunaan uang tunai.

Go-Jek akan berusaha membuat dompet digital tersebut semakin membuat nyaman para pengguna, sehingga mereka akan lebih memilih menggunakan layanan tersebut ketimbang uang tunai.

Selain itu, ia berharap peningkatan penggunaan Go-Pay juga akan berdampak positif terhadap transaksi pelaku UMKM di Go-Jek.

"2018 adalah tahun harapan kami agar pengguna tidak lagi harus mengeluarkan uang tunai. Itu adalah visi produk kami. Oleh karena itu, kami akan memberdayakan pengguna (agar menggunakan Go-Pay)," ungkap Nadiem.

Comments