Harga Minyak Dunia Melemah Usai Laporan Badan Energi Internasional

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 9 Views comments

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB) setelah Departemen Energi Internasional melaporkan outlook bearish pasar. Departemen Energi pada Kamis menurunkan perkiraan permintaan minyak untuk 2018.

"Perkiraan pertumbuhan permintaan international kami tidak berubah pada 1,6 juta barel per hari pada 2017, atau 1,6 persen, dan 1,four juta barel per hari pada 2018, atau 1,four persen," kata laporan tersebut, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat 13 Oktober 2017.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Common kehilangan 31,88 poin atau zero,14 persen menjadi 22.841,01. Lalu S&P 500 turun four,31 poin atau zero,17 persen menjadi 2.550,93. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 12,04 poin atau zero,18 persen menjadi 6.591,51.

JP Morgan Chase melaporkan pendapatan kuartalan per saham USD1,76 dan pendapatan bersih sebesar USD26,2 miliar, mengalahkan ekspektasi pasar. Namun, investor khawatir dengan penurunan pendapatan pendapatan rata-rata industri perbankan sebesar 27 persen dari tahun ke tahun.

Sementara itu, pedagang juga fokus pada knowledge persediaan minyak. Persediaan minyak mentah turun 2,7 juta barel pada 6 Oktober pekan menjadi 462,2 juta, 2,5 persen di bawah degree setahun yang lalu, kata Administrasi Informasi Energi (EIA) dalam laporan mingguannya Kamis.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November turun USD0,70 untuk menetap di USD50,60 per barel di New York Mercantile Change, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun USD0,69 menjadi ditutup pada USD56,25 per barel di London ICE Futures Change.

&

Comments