Menlu RI Kembali Panggil Dubes AS Soal Yerusalem, Bahas Apa?

Koran Online

Nasional / Koran Online 264 Views comments

Liputan6.com, Tangerang - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah kembali memanggil Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia Joseph Donovan. Pemanggilan itu dilakukan usai Presiden AS Donald Trump menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu 6 Desember 2017.

Pemanggilan itu memanfaatkan sela-sela forum Bali Democracy Discussion board (BDF) ke-10 yang tahun ini dilaksanakan di ICE, Banten Kamis 7 Desember 2017.

Dubes Donovan tiba memenuhi panggilan Menlu Retno sekitar pukul 19.00 waktu setempat di sebuah ruangan khusus. Pertemuan keduanya dilaksanakan secara tertutup selama sekitar belasan menit.

Usai pertemuan itu, Donovan mendapat giliran pertama menyampaikan isi pertemuannya kepada kerumunan media, secara terpisah tanpa didampingi oleh Menlu RI -- yang tetap berada di dalam ruang pertemuan saat sang Dubes AS melakukan konferensi pers.

"Pertemuan tadi adalah untuk mendapatkan reaksi resmi dari pemerintah Indonesia terkait keputusan Presiden Trump untuk menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Donovan di Banten, Kamis (7/12/2017).

Baik Presiden RI Joko Widodo dan Menlu Retno menyatakan bahwa Indonesia mengecam sikap AS terhadap Yerusalem.

Kendati telah menerima kecaman tersebut -- yang juga datang dari berbagai negara dunia -- Trump bersikukuh pada keputusannya.

Terkait hal itu, Donovan -- mewakili Washington -- menyatakan bahwa meski AS telah menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pemerintahnya tetap berkomitmen untuk meneruskan proses perdamaian Israel - Palestina serta mendukung solusi dua negara atau 'Two State Answer'.

Komitmen itu justru tampak kontradiktif. Karena di satu sisi, Palestina jelas-jelas menentang sikap AS terhadap Yerusalem dan memandang Al Quds Al Sharaf sebagai ibu kota yang sah untuk pemerintahan mereka.

Paparan Menlu Retno

Setelah Dubes Donovan menyampaikan pernyataan dan meninggalkan tempat konferensi pers, giliran Menlu Retno Marsudi yang menyampaikan rangkuman pertemuan kepada media.

"Dalam pertemuan tadi, saya menyampaikan kembali posisi resmi pemerintah Indonesia, sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden RI pada pagi hari ini. Dan saya juga mengulangi lagi apa yang sampaikan sebelumnya," kata Retno.

"Presiden RI dan saya telah menyampaikan pernyataan yang sangat keras (yaitu mengecam sikap AS terhadap Yerusalem)," tambahnya.

Comments