Novanto Terima USD7 Juta dari Proyek KTP-el

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 13 Views comments

Jakarta: Nama Ketua DPR RI Setya Novanto disebut menerima uang USD7 juta dari proyek KTP elektronik (KTP-el). Uang yang diberikan kepada Novanto disalurkan melalui keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi.

Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, uang USD7 juta kepada Novanto merupakan inisiatif dari Andi Agustinus alias Andi Narogong, Direktur Utama PT Sandipala Arthapura Paulus Tanos, Dirut PT Biomorf Johanes Marliem dan Dirut PT Quadra Answer Anang Sugiana Sudihardjo. Mereka sempat membicarakan komitmen payment untuk Novanto saat melakukan pertemuan di kediaman Paulus.

"Andi melakukan pertemuan dengan Johanes, Paulus dan Anang di rumah Paulus guna membahas mekanisme pembayaran charge untuk Setya Novanto," kata jaksa saat membacakan surat tuntutan untuk Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis 7 Desember 2017.

Jaksa melanjutkan, dalam pertemuan itu, keempatnya sepakat memberikan komitmen charge untuk Novanto sebesar USD7 juta. PT Quadra Answer ditunjuk sebagai penanggung jawab.

Baca: Keuntungan Novanto akan Dibeberkan di Surat Dakwaan

Anang sebagai direktur utama PT Quadra menyanggupinya. Namun, untuk memberikan uang itu ke Novanto, ia meminta adanya invoce agar seolah-olah uang tersebut masuk dalam pengeluaran Quadra secara sah.

Johanes Marliem akhirnya mengeluarkan bill pengeluaran uang USD3 juta yang dikeluarkan PT Quadra Answer. Uang tersebut kemudian dikirimkan kepada Made Oka Masagung melalui persuhaan PT Delta Power yang berada di Singapura.

"Dalam pemberian payment Johanes Marliem mengeluarkan bill, jadi seolah Biomorf menagih Quadra USD3 juta. Johanes mengirimkan kembali invoice sehingga complete USD7 juta," ucap jaksa.

Tak hanya itu, Novanto juga diberikan jam tangan merek Richard Mile senilai USD135.000. Jam tersebut diberikan oleh Andi dan Johannes Marliem.

(MBM)

Comments