Pemindahan Kedutaan Amerika ke Yerusalem Langgar Hukum Internasional

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 29 Views comments

Presiden AS Donald Trump. Foto: Dok/Reuters.

Jakarta: Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem mendapat protes keras. Salah satunya Jama'ah Muslimin (Hizbullah), yang menyebut rencana itu menyalahi hukum internasional dan merusak usaha perdamaian di Timur Tengah.

Yakhsyallah Mansur selaku Imaan dari Jama'ah Muslimin menyatakan, pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat secara tidak langsung mengakui kalau Yerusalem adalah ibu kota Israel. Padahal, sampai saat ini Yerusalem khususnya, Jerusalem Timur masih di bawah perlindungan Hukum Internasional dan bukan bagian dari Israel. 

"Dengan nyata-nyatanya rencana tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional maka Jama’ah Muslimin (Hizbullah) mengimbau agar seluruh warga dunia menolaknya dan bersama-sama melindungi Yerusalem dari kekuatan imperialisme yang memaksakan kehendak untuk menguasai sepenuhnya tanah suci tersebut secara unlawful," kata Yakhsyallah dalam keterangan tertulis, Kamis 7 Desember 2017.

Yakhsyallah mengimbau, kepada dunia Islam terutama negara Arab untuk tidak sekali-kali melepaskan fokus pada keselamatan Yerusalem. Dia juga berharap semua pihak terus berupaya keras melindungi serta mewujudkan perdamaian sejati antara Yerusalem dengan Palestina dan negara di kawasan Timur Tengah.

Tak hanya itu, dia juga menyerukan kepada kaum muslimin di seluruh dunia menyikap secara serius persoalan ini mengingat Masjid Al Aqsa berada di Yerusalem. Sehingga, seluruh umat muslim wajib melindungi tempat tersebut.

"Untuk itu kaum muslimin harus berusaha bersatu padu menggalang kekuatan bersama sesuai tuntunan Allah Ta’ala dan menghindarkan diri dari kelalaian yang dapat menyebabkan datangnya fitnah dan kerusakan di muka bumi yang lebih besar," ujarnya.

Yakhsyallah menghargai dan mendukung pemerintah Indonesia yang konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Termasuk, konsistensi Indonesia dalam melindungi Yerusalem dari kezaliman dan penjajahan yang bertentangan dengan kemanusian dan keadilan.

"Semoga Allah Ta’ala melindungi Jerusalem, Masjidil Aqsa, umat Islam dan seluruh hamba-hamba-Nya dari kezaliman yang bertentangan dengan ajaran Islam yang mengharuskan mewujudkan kedamaian di alam semesta," pungkas dia.

(MBM)

Comments