Penyerang Gereja St Lidwina Dijerat Pasal Penganiayaan

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 10 Views comments

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul - Medcom.id/Muhammad Al Hasan.

Jakarta: Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menyebut Suliono, penyerang gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta, dijerat pasal penganiayaan. Tak menutup kemungkinan, Suliono dijerat pasal lain. 

"Pelaku S baru dikenai tindak pidana penganiayaan dan tindak pidana membawa senjata tajam," beber Martinus di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan Rabu, 14 Februari 2018. 

Martinus mengungkapkan polisi saat ini fokus mendalami kasus dugaan penganiayaan dan membawa senjata tajam yang dilakukan Suliono. Saat ini pelaku sudah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut. 

Dia melanjutkan, dalam pemeriksaan itu, tak menutup kemungkinan Suliono dikenakan pasal lain. "Dalam perkembangannya nanti apakah terkait kasus lainnya kita masih memeriksa secara intensif. Beberapa kasus lain tentu terkait perbuatan melawan hukum, apakah terkait pidana umum atau kejahatan transnasional," kata Martinus.

Sebelumnya, Suliono menyerang jemaat yang akan misa di Gereja Santa Lidwina Bedog Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu pagi, 11 Februari 2018. Akibat tindakan kekerasan yang dilakukan Suliono, sejumlah umat di gereja tersebut mengalami luka, salah satunya Romo Karel Edmund Prier yang memimpin ibadah. 

Dalam rangka mendalami kasus penyerangan ini, Densus 88 Anti Teror Polri memindahkan Suliono dari RS Bhayangkara Polda DIY ke Jakarta pada Selasa, 13 Februari 2018.  

(Baca juga: Diduga Penyerang di Sleman Terkait Jaringan Poso)

(REN)

Comments