Polisi Bakal Usut Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Jakarta

Koran Online

Nasional / Koran Online 185 Views comments

Liputan6.com, Jakarta - Kelangkaan gas Elpiji 3 kg mulai meresahkan masyarakat Ibu Kota. Mendalami adanya dugaan oknum, Polda Metro Jaya menyatakan siap mengonfirmasi hal terkait kepada pihak bersangkutan.

"Nanti kita tanyakan ke Pertamina ya, nanti keterangan akan kita sampaikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/12/2017).

Menurut Argo, sulitnya menemukan fuel elpiji 'si melon' karena pihak produsen mengalokasinnya ke tabung 5 kg. Langkah ini diambil lantaran banyak konsumen bukan dari golongan mampu turut menikmati fuel ukuran tersebut.

"Seperti apa yang kita komunikasi dengan pihak pertamina, kan three kilo untuk membantu masyarakat kurang mampu. Ternyata setelah dilakukan penelitian dilapangan, orang berpunya pun menggunakan itu. makanya pertamina mengalihkan yang 5 kg pengiriman ke Jakarta," Argo menutup.

Sementara di Bogor, Jawa Barat, fuel elpiji three Kilogram di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten masih langka dalam dua pekan terakhir.

Operasi pasar yang digelar PT Pertamina melalui Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Fuel (Hiswana Migas) Bogor diserbu warga. Mulai dari kalangan ibu rumah tangga, bapak, remaja hingga anak-anak rela mengantre untuk mendapatkan fuel melon ini.

Bahkan seorang pegawai negeri sipil (PNS) pun turut mengantre untuk mendapatkan fuel bagi masyarakat kurang mampu.

Seperti operasi pasar di Jalan Paledang, Kelurahan Paledang, Kota Bogor, Kamis (7/12/2017) pagi.Seorang PNS yang diketahui bertugas di Kelurahan Paledang ini ikut mengantre di antara deretan warga yang membawa tabung kosong fuel elpiji 3 kg.

Comments