RT RW DKI Tetap Wajib Bikin Laporan Pertanggungjawaban

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 14 Views comments

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: MTVN/Nur Azizah

Jakarta: Ketua RT maupun RW di Jakarta tetap diwajibkan membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengunaan anggaran. LPJ itu wajib disampaikan ke masyarakat sekitar dan kelurahan.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat mengawasi kinerja dan penggunaan uang RT RW. Warga yang menemukan kejanggalan dapat melaporkan ke Kelurahan.

Baca: Pemprov Bakal Ubah SK RT/RW

Anies mengatakan, mulai 2018, ketua RT RW tidak perlu lagi menyerahkan laporan pertanggungjawaban dana bantuan operasional ke Pemprov DKI Jakarta. Mereka hanya wajib melaporkan ke masyarakat per enam bulan sekali.
 
"Setelah lapor ke warga, mereka bisa menembuskannya ke lurah," kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Desember 2017.
 
Anies mengungkapkan, dana yang diterima RT/RW tidak hanya bersumber dari Pemprov DKI. Banyak RT RW yang menerima dana dari pihak swasta maupun swadaya.
 
"nanti dalam laporannya, mereka menyebutkan pemasukannya sekian, pengeluarannya sekian. Dilaporkan ke forum warga. Justru akuntabilitas dan relevansi program kegiatan pengeluaran bisa lebih terjamin," terang Anies.
 
Mantan Menteri Pendidikan RI ini menyampaikan, bila seluruh RT RW melaporkan LPJ ke Pemprov DKI, maka pengawasannya kurang efektif. Sebab, ada sekitar sebanyak 30.407 RT dan 2.732 RW, bila ditotal ada sekitar 33.139 RT/RW.

Baca: Dana Operasional RT RW di Jakarta Naik 

"Kalau dikumpulin ke kita semua dan hanya kita yang mengawasi, ini kita bicara kenyataan ya, mau diapain dokumen sebanyak 33.000 itu? Ngawasinnya bagaimana?" ujarnya.
 
Sebaliknya, bila LPJ dilaporkan ke warga masing-masing maka warga bisa mengawasi. Selain itu, ketua RT RW bisa melakukan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan di kampungnya.
 
"Dengan begitu, warga merasa turut memiliki karena tahu persis dananya dipakai untuk kebutuhan apa saja," pungkasnya.
 

(FZN)

Comments