Sepuluh Dokter Tangani Pelaku Penyerangan Rumah Ibadah di Sleman

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 8 Views comments

Sleman: Suliono, penyerang rumah ibadah di Sleman, dirawat di RS Bhayangkara Polda DI Yogyakarta. Ia ditempatkan di ruang isolasi.

Kepala RS Bhayangkara Kepolisian DIY Kompol Theresia Lindawati mengatakan kondisi Suliono membaik setelah dioperasi. Namun ia dirawat di ruang terpisah dari pasien lain.

"Kondisinya terus membaik. Setelah operasi, suhunya sudah regular, tensinya 120 per 80, dan tekanan nadinya juga regular," kata Lindawati ditemui di RS Bhayangkara Polda DIY pada Selasa, 13 Februari 2018. 

Lindawati megatakan 10 dokter menangani Suliono. Mulai dari dokter umum, dokter tulang, hingga anestesi.

Suliono dirawat setelah polisi melumpuhkan aksinya menyerang Gereja St Lidwina Bedog Sleman dua hari lalu. Polisi melepaskan tembakan ke dua kaki Suliono.

Akibatnya, Suliono mendapat luka tembak. "Tapi saat ini ia sudah mulai latihan jalan. Makan minum sudah oke. Kita tangani masalah kesehatannya saja. Soal kejiwaan, ada bagian lain," jelas Lindawati. 

Selain di kaki, Suliono juga mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Sebab setelah menyerang, warga menghakimi pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu.

"Tapi lukanya juga mengering dan sudah kita rawat. Ada beberapa luka (selain luka tembak)," katanya. 

Kepala Bidang Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto menambahkan Suliono sudah bisa diajak komunikasi dengan baik. Meski sudah dilakukan pemeriksaan beberapa saat, Yuliyanto masih enggan membeberkan hasilnya. 

"Pelaku bisa diajak komunikasi. Memerlukan waktu untuk memeriksa. (Pelaku penyerangan Gereja) kooperatif dalam pemeriksaan," ujarnya. 

Penyerangan yang melukai empat korban tersebut itu mendapat sorotan dari anggota DPRD DIY Eko Suwanto. Eko pun meminta Polri melakukan tindakan untuk mencegah kejadian serupa di lain waktu.

"Tentunya dengan cara yang ramah dan sopan," ujar Eko di Yogyakarta.

Menurut Eko, pemerintah daerah dapat menggerakkan potensi kekuatan berunsurkan tokoh masyarakat. Sehingga, masyarakat dapat bersama-sama mendeteksi dan mencegah kejadian tersebut sejak dini..

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan DPRD DIY akan mengundang Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri. Kedua pihak akan membahas jaminan rasa aman di DIY.

Penyerangan terjadi di Gereja St Lidwina Sleman. Suliyono menyerang dengan menggunakan senjata tajam.

Empat korban menjadi korban. Mereka yaitu Budijono, 44, mengalami luka sobek pada bagian kepala belakang dan leher bagian belakang akibat senjata tajam.

Baca: Kronologis Penyerangan di Gereja St Lidwina Sleman

Romo Prier mengalami sobek pada kepala belakang akibat senjata tajam. Aiptu Munir, Aspol Polsek Gamping, mengalami luka pada tangan akibat senjata tajam. Sedangkan Martinus Parmadi Subiantara mengalami luka pada punggung akibat senjata tajam.

Lihat video:
 

(RRN)

Comments