Serangan Fredrich Yunadi untuk KPK

Koran Online

Nasional / Koran Online 88 Views comments

Fredrich Yunadi menegaskan, sebagai pengacara, semua cara akan dilakukan untuk membela kliennya. Begitu juga saat dirinya membela tersangka korupsi e-KTP, Setya Novanto. Semua langkah yang diambil, kata Fredrich, dalam rangka membela Setya Novanto.

Fredrich mengaku heran dengan KPK yang justru menjadikannya tersangka. Padahal, dalam undang-undang telah diatur bahwa profesi advokat tidak bisa dituntut secara pidana atau perdata.

"Saya sebagai seorang advokat, saya melakukan tugas dan kewajiban saya membela Pak Setya Novanto. Sesuai putusan MK tahun 2013 ditegaskan lagi advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana," kata Fredrich sebelum masuk mobil tahanan di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Fredrich menuturkan, bukan tidak mungkin langkah KPK akan diikuti oleh lembaga penegak hukum lainnya, yaitu memperkarakan advokat yang tengah membela kliennya.

Menurut dia, dengan dijebloskannya dirinya ke tahanan, maka bisa menjadi awal kehancuran bagi profesi advokat.

"Hari ini saya diperlakukan begini oleh KPK, berarti semua advokat diperlakukan hal yang sama. Dan ini akan diikuti jejak oleh kepolisian maupun jaksa. Jadi nanti advokat dikit-dikit disebut menghalangi," ujar Fredrich.

Kuasa hukum Fredrich, Sapriyanto Refa mengatakan, setelah diperiksa, kliennya ditahan di rutan KPK.

"Iya ditahan di belakang, di rutan belakang ini, KPK," kata kuasa hukum Fredrich, Sapriyanto Refa di depan Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Comments