Waspada, Ini 3 Kandungan Berbahaya dalam Sebungkus Mi Instan

Koran Online

Nasional / Koran Online 81 Views comments

Namanya juga mi instan, maka akan mudah proses pengolahan dan penyajiannya. Dalam setiap kali produksi, sebungkus mi instan bisa tak langsung diolah. Makanan ini dapat disimpan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Dapat disimpan jauh lebih lama bukan berarti membuat mi instan bagus untuk dikonsumsi, namun ada bahaya besar yang mengintai. Dalam satu kemasan mi instan akan ada banyak bahan pengawet dan campuran zat-zat lainnya.

Bahayanya meliputi kandungan nutrisi yang rendah, tinggi lemak, tinggi kalori dan sodium serta ditambah dengan pewarna dan perasa.

"Monosodium glutamat (MSG) adalah bahan pengawet yang sangat berbahaya. Pada dasarnya, bahan pengawet yang berkhasiat untuk meningkatkan rasa ini diizinkan penggunaannya. Namun dalam kadar yang ada batasnya. Tak boleh berlebihan," ujar Dr. Sunil Sharma, seorang dokter umum di Madan Mohan Malviya Hospital, New Delhi, India.

"Jika konsumsi ini dilakukan terus menerus itu berarti Anda selalu makan bahan pengawet dan akan menimbulkan masalah besar pada tubuh," tambahnya.

Tahun lalu, The Washington Submit telah melaporkan sebuah penelitian yang dilakukan di Korea Selatan untuk mencari tahu efek samping mi instan terhadap kesehatan manusia.

"Mi Instan adalah makanan yang praktis dan lezat. Namun, risiko sindrom metabolik dapat mengancam. Kandungan sodiumnya sangat tinggi, lemak jenuh dan glikemiknya tidak sehat," kata Hyun Shin, kandidat doktor di Harvard Faculty of Public Health.

Studi itu akhirnya menyimpulkan bahwa konsumsi mi instan yang berlebihan dapat memicu obesitas, diabetes, tekanan darah tinghi, hipertensi dan masalah lainnya.

Comments